adhan dit

adhan dit
a secret makes a man man

Minggu, 27 Oktober 2013

25 Oktober 2013
Entah apa lagi yang harus kuperbuat. Kalian pernah tersentuh didikanku dahulu. Tapi cakaran, gigitan, dan fitnah mentah kalian semburkan padaku. Bagaikan kambing hitam yang kalian panggang dan bakar secara massal. Itulah ciri "iblis" kalian. Entah siapa yang mengajari kalian, tapi itulah yang terjadi. Kalau aku ingat memori itu kembali, akulah yang membela kalian di saat kalian kalah, akulah yang bertepuk tangan dahulu ketika tak ada yang mau menyemangati kalian bertanding, akulah yang menyeka air mata kalian di saat kalian kalah dan tertatih malu. Tapi bayaran dari semua itu ialah api naga yang kalian semburkan berulang-ulang. Sakit, perih, hancur, lebam, dan biru. Pengkhianatan itu pun berakhir dengan derai air mata. Kalian pura-pura polos kembali padaku di saat kalian merasakan sumpah yang kumantrakan pada kalian. Nista, hina dina, dan busuk hati kalian. Hanya Tuhan yang tahu menempatkan kembali hati ini, hati yang telah diobok-obok, disiksa, difitnah, diinjak, dan dimaki secara membabi buta. Rasa indah saat bersama takkan pernah aku lupakan, begitupun pengkhianatan ini...! Menyesal pun tiada guna lagi...!
 
26 Oktober 2013
Ujian mid-semester hari ini bagi anak-anak tampaknya cukup sulit. Aku bingung melihat kondisi mereka yang kurang cakap dalam mendalami dan menguasai pelajarannya. Tampaknya mereka belum paham apa makna ujian itu. Mereka masih lugu, kurang ambisius, dan buru-buru. Sedikit pencerahan terucap kearah tuju mereka. "Anak-anakku, ujian mid ini bukanlah akhir dari segalanya, tapi ini adalah awal bagi kalian." Siapa yang tidak pernah mendapatkan ujian, firman Tuhan "Aku berikan kalian ujian berupa kesenangan dan kesusahan" itu kataNya. Ujian sekolah, ujian mid-semester, ujian semester, ujian negara, ujian nasional, ujian internasional, apalagi ujian kehidupan itulah ujian yang sebenarnya. Musibah menandakan kita diuji, jadi konglomerat juga pertanda kita sedang diuji. Kita lahir sudah dapat kartu ujian. Jadi, kalau ingin lari dari yang namanya ujian itu mustahil. Bahkan penempatan di akhirat juga diuji, apakah kita pantas di Jahannam atau di Firdaus. Ujian bukanlah teror, ujian bukanlah momok, ujian bukanlah kejahatan, dan ujian bukanlah kecurangan. Ujian adalah kesetiaan, kesopanan, kepercayaan, dan kejujuran. Ujian baik menghasilkan kebaikan, ujian nyontek dan ngopek menghasilkan dinasti korupsi, kolusi, dan nepotisme. Karena didalam ujian ada sebuah misteri. #Selamat menempuh ujian mid-semester bagi yang menjalankan...good luck!
 
27 Oktober 2013
Dia pernah ada untukku. Dia pernah pergi juga dariku. Dia memang pernah singgah di hatiku, tapi itu takkan bertahan lama. Janji yang dulu pernah terucap memang tak semanis perjalanan ini. Ternyata dia adalah mimpi-mimpiku dahulu. Aku pernah bermimpi untuk menjadi dokter, laboran laboratorium Biologi, dan sastrawan. Tapi ibu berharap aku menjadi seorang ulama agama, dan ayah menginginkan aku menjadi yang terbaik saja. Menjadi apapun tak masalah, yang menjadi masalah ialah tak menjadi apa-apa. Semua orang pasti memiliki cita-cita yang luhur lahir batin. Menggagas karakter yang aku kumpulkan selama ini menjadi kumpulan puing-puing prestasi yang pernah terpecah dan terserak dahulu. Naik turun panggung, deraian air mata, dan hinaan bukanlah menjadi hal yang tabu, aku terima semua itu dan aku jadikan sesuatu yang indah. When someone throws you stones, grab it, take it, and build something beautiful. Menjadi apa kau hari ini dilihat dari apa kau dahulu. Tidak menjadi apa kau sekarang, kau yang memulainya dahulu. Bermimpilah kau ingin menjadi apa nanti, karena aneh kalau bermimpi saja kau tidak mau. 
 
28 Oktober 2013
Aku adalah pemuda. Kamu adalah pemudi. Kita adalah pemuda dan pemudi. Pemuda dan pemudi inilah yang akan menjadi orang tua yang akan disindir dan dikritik nantinya. Begitupun pemuda dan pemudi inilah nanti yang akan terlampaui oleh zaman dan didahului oleh anak muda yang akan datang. Menjadi muda itu tidak mudah. Dituntut berbagai hal untuk memajukan ini itu malah membuat sang muda menjadi cepat tua. dituntut untuk banyak "tidak" dan "jangan" dalam suatu membuat sang muda tertekan. Tapi yang pemuda rasakan saat ini menjadi perasaan yang akan dirasakan pe-"tua" pada saat nanti. Pemuda yang diinginkan saat ini janganlah menjadi seperti rumput liar yang hadir di taman indah penuh labirin dengan mawar merah putih milik sang kaisar. Tetapi pemuda itu menjadi penentu akan maju atau mundurnya suatu bangsa dan agama pastinya. Pemuda Kahfi menjadi contohnya yang teguh, kuat, dan tegas dalam mengimani suatu perkara. Bangkitlah, tegarlah, berlarilah, bertakwalah, berimanlah, dan bertanggungjawablah dengan masa muda ini. Jangan sampai terulang kembali masa Al-Kahfi itu, sampai-sampai kita tidur selama 300 + 9 tahun, begitu kata Al-Quran. Iya kalau kita bangkit lagi setelah itu, kalau tidak??? let's cheer up.........! #Dirgahayu Hari Sumpah Pemuda yang ke-85.
 

Rabu, 23 Oktober 2013

16 Oktober 2013
Takbir masih sayup-sayup terdengar hari ini. Tanda masih ada yang rela tuk membesarkan nama-Nya sesadar-sadarnya. Leher pun telah diberi kenikmatan dari hewan yang telah di"leheri" lehernya. Bukan daging atau darah yang Tuhan terima, tapi taqwa lah yang Dia terima. Ya pastilah, karena hewan qurban bukan hewan sesajian seperti yang lain, Dia tak butuh makan, nyate, dan menggulai, yang Dia butuh hanyalah keberserahan kita dalam setiap urat-urat daging qurban yang kita sembelih. Adha mengajarkan banyak hal tentang kehidupan, keromantisan, kebersamaan, kemuliaan, kepedulian, dan keagungan. Bertakbir, bertasbih, dan bertahmid lah, semoga urat-urat yang telah dipotong menjadi tabungan daging bagi kita kelak.#Last Adha@here(maybe)........

19 Oktober 2013
Angin yang berhembus pagi ini bersemilir di perantauan jiwaku. Masih ingin lagi rasanya untuk menyengajakan diri untuk tidak terbangun dari tempat tidur, tapi tak ada kesan yang baik kalau terlalu memanjakan diri tuk berlama-lama diatas tempat tidur. Menabung harapan mimpi tidak akan menjadi hal yang teranyar pada saat ini. Gemerlap harapan pun sirnah dihempas oleh waktu. Jangan sesekali berani menyeret waktu, kalau tidak tahan dipotong olehnya. Al-waqtu ka as-saif, in lam taqtha'hu qathaaka. Waktu itu seperti pedang, kalau kita tidak cepat-cepat memotongnya maka dialah yang akan memotong kita. Waktu menyisip cepat dan hanya kitalah yang lama untuk bergerak. Gunakan waktu, jangan buang-buang waktu, dan berlombalah dengan waktu. Tapi jangan lupa untuk memberikan waktu untuk orang yang membutuhkan waktu kita. Help people and share your time. Then, all will be happy.

21 Oktober 2013
Bahkan untuk bangkit pun rasanya mustahil. Tapi sokongan, dukungan, dan partisipasi dari orang-orang terdekat mampu menghilangkan rasa sakit itu. Bukan hanya obat yang bisa menghilangkan rasa perih itu, tapi rasa kepedulian dan cintalah yang sebenarnya menjadi obat untuk fisik apalagi psikologis kita. Sakit di badan akan memudar seiring musnahnya penyakit "jiwa". Akan tetapi penyakit fisik sukar membaik kalau batin masih mem"batin". Doa, pelukan, perkataan sayang, dan pandangan kasih yang tulus dapat menghilangkan rasa perih dan pedih itu walaupun obat itu "pahit" rasanya. Makanlah, minumlah, bekerjalah, dan beristirahatlah dengan teratur maka takkan ada "obat pahit" yang akan masuk kedalam fisik kita.#keep healthy guys...!

22 Oktober 2013
Ayah pun akhirnya bercerita agar kiranya aku menjadi orang yang berguna. Sudah lama kalimat ini bergulir di telingaku. Bergunalah kau bagi keluargamu, bagi temanmu, bagi tetanggamu, bagi gurumu, dan bagi siapa saja yang pernah bersalah maupun berbaik hati padamu. Ayahku tak pernah paham baca kitab Hadis Shahih Al-Bukhari, kitab Hadis Ibnu Hajar al-Asqalani. Tapi semua kaa-katanya bagaikan ia pernah membaca semua hadis itu. Ibu juga sama seperti itu sama mulia dan bijaksananya. Ibu-ibu dan ayah-ayah yang ada disekeliling kita memang tampaknya mereka old-fashioned, kuno, dan gaptek. Tapi pengalaman mereka melebihi mesin, busana, dan tren itu sendiri. Salah satu nasihatnya yang paling sering kita dengar adalah "bergunalah kau nak, kalau bisa lebih dari emak dan ayahmu ini". Perkataan doa pada telapak tangan kusut yang memegang rambut sambil sedikit menyeka, lalu mata pun agak mulai sayu, tak pernah lepas doa dan zikir ia panjatkan, seolah mereka meramal dengan kepala bundar kita. "Sebaik-baik manusia adalah manusia yang berguna bagi manusia yang lain". Itulah hadis yang sepertinya tak pernah mereka tahu, tapi terpatri di jiwa mereka. "Khairun nas anfa'uhum linnas"..! "Allahumaghfirlana waliwalidaina warhamhuma kama rabbayana shagira". Tangan menengadah keatas, leher menekuk, mulut berucap, dan hati mengetuk pinta dan rahmat Tuhan, Ya Tuhan perkenankanlah...!

24 Oktober 2013
Sama seperti cermin, yang berguna untuk merapikan, menyisir, melihat komedo dan jerawat, maupun mengecek kotoran yang ada di gigi. Seharusnya benda ini menjadi renungan bagi kita untuk merenovasi diri. Tiba-tiba ada yang menegur kita anggaplah itu cerminnya "mirror-mirror" yang dapat berinteraksi dengan penggunanya. Kalau ada jerawat, singkirkan dengan merefleksi ke cermin begitulah kalau ada dosa yang "nyempil" pada kita, musnahkan juga. Ditegur jangan marah, dimarahi jangan ciut, disindir jangan pula malah memfitnah. Pasti banyak . Tuhan pasti Maha Melihat, ada malaikat yang berjaga, dan manusia yang berkicau. Makanya bawa cermin diri kita kemanapun, dan jangan berkeras hati kalau ada "cermin" lain menegur. Terimalah, berlapangdadalah, ikhlaslah, lapangkanlah, dan bersyukurlah. Itu tandanya Tuhan masih sayang kepada kita. Jangan sia-sia kan kasih sayangNya. Teguran adalah ujian, cobaan, dan cinta. Be strong, be tough, and be-ismillah.   

Minggu, 13 Oktober 2013

03 Oktober 2013
Ada rasa ingin bertahan di kala ini. Ada juga ingin yang tak terasa di saat ini. Ada banyak jalan yang masih bisa dijalani. Tak sedikit pinta yang diajukan untuk tetap bertahan. Tapi, kalau akal, indra, dan hati sudah diikat menjadi satu ikatan rasa, tampaknya semuanya akan berlalu seperti yang sudah berlalu dahulu. Iringi saja lah dengan harapan baik dan mesra seperti yang dulu pernah kita panjatkan kepada Tuhan dengan romantisnya nada doa itu. Masih bisa bertemu kan? Maybe yes or maybe no even never. Asa yang tersimpan pastinya pasti ingin dan akan pasti diingini. Jangan lihat hasilnya tapi pelajari prosesnya sebelum menjadi hasil. Guci mahal takkan jadi mahal jika tanah liatnya dipermak dan dibakar dengan waktu yang singkat. Learn the process....!

05 Oktober 2013
Jangankan untuk mengenang dan mengingat, bahkan untuk berpikir sejenak akan adanya rasa itu aku sudah muak. Muak karena kamu, muak akan adanya mukamu. Tak sampai lagi kurasa batin ini membatin hal yang dulu pernah membatin batin ini. Sakit akan tahu adanya kenyataan hidup yang keras dan pahit pada masa muda mengingatkan aku pada perkataan seorang motivator handal yang mengatakan bahwasanya kalau pada masa muda kita lunak maka masa tua akan keras pada kita, dan apabila sebaliknya kita keras pada masa muda maka masa tua akan lunak pada kita. Apakah ada yang keras pada masa muda dan keras pada masa tua atau sebaliknya??????? Sudah muak aku dengan aku yang seperti ini terus menerus, ingin berubah sekuat satria baja hitam atau power rangers. Tapi aku adalah aku, aku takkan menjadi siapapun hanya akan bertahan di aku yang akan terus dalam keakuanku.

07 Oktober 2013
Biar dibilang apa kalau buat status panjang-panjang? Biar dilihat dan dibaca orang lain. Biar tampak jenius dan cerdas. Biar terasa pintar dan kuasa. Biar merasa hebat dari orang lain. Biar puas karena telah memaki-maki orang. Biar adem dan tentram setelah seharian penat dan letih. Biarkanlah tangan ini menyelesaikan apa yang harus diselesaikan. Apa isi statusmu mendeskripsikan narasimu...! 

08 Oktober 2013
Suara ngaji pagi tadi membahana di seantero telingaku, seakan memaksaku tuk bangun cepat lagi seperti hari-hari sebelumnya. Mengincar cahaya yang masih tampak redup membuat aku menggunakan alat tambahan penglihatan tuk merasakan visual sekitar. Tak ada yang spesial hari ini. Ingin yang terbaru, teranyar, dan terlawas. Siapa yang bisa membuat spesial itu? Ya,diri pribadi, biasanya yang spesial itu pake telur dan agak mahal harganya. Jadi, kalau mau jadi yang spesial harus memahalkan diri tapi tidak sampai jual mahal. Kalo sudah merasa spesial jangan lupa tuk berbagi sedikit banyaknya rasa spesial itu bagi sekitar agar terasa juga sekitar kita dengan ke-spesialan kita tadi.#wanna be someone special for everyone esp. For Ar-rahman

Dinginnya malam ini melebihi dinginnya malam kemarin. Jatuhnya rintik hujan yang bergerilya tanpa henti membuat aktivitas sel dan motorik gerakku menjadi sedikit terhambat. Badan kaku, mata sayu, dan bibir ini sedikit membisu. Sukar tuk bergerak aktif, tanda seru menyeruku tuk berhenti sejenak tampaknya dari serangkaian tugas dan aktivitas padat yang memenuhi tumpukan hati, pikiran, dan jiwaku. Sakit itu ujian, sakit itu cobaan, sakit itu anugerah, dan sakit itu sakti. Allahumma robbannaasi azhibil ba'sa isyfi anta asy-syafi la syifaan illa syifauka syifaan la yughadiru saqaman amin ya robbal alamin#kepada seseorang yang sakit disampingku..moga2 gak nular....!  

09 Oktober 2013
Oktober tak ubahnya seperti September lalu. Masih kurasakan sengatan dingin yang mencubit mesra kulitku di subuhnya hari. Seruputan teh hangat yang menemani sejuk dinginnya pagi ini. Matahari pun belum tampak di timur, masih suka tuk berpetak umpet denganku. Embun raya menempel basah di dedaunan dan rumput yang mengering karena waktu. Normal kelihatannya kalau panas di siang hari dan dingin pada malamnya, dan itulah yang sedang terjadi selama dua bulan terakhir ini. Anugerah Tuhan memang fantantis, dan apa yang mau kita dustakan lagi. Fa bi ayyi alai robbikuma tukazziban.

10 Oktober 2013
Sekali lagi teh hangat dan sepiring nasi berbaur mie goreng bertahta di hadapanku. Berkembang tak lagi menjadi sebuah pilihan yang baik tuk merenda mimpi indah tadi malam. Klasiknya mimpi yang menceritakan tentang ruh dan jamak arwah yang bergentayangan dalam seluyuran mimpi membuat bunga tidur menjadi lebih fatamorgana. Mimpi adalah impian, impian jangan menjadi mimpi, mimpi ingin menjadi, walaupun akhirnya takkan menjadi karena kontras dengan realita. Panjangnya kisah ini takkan bisa lagi menetralisir situasi dan kondisi yang sudah memburuk dari awal. Putaran arus yang harus dilawan mengingatkan pada impian yang pernah terputus di masa lalu. Ambil dan ingat kembali cerita dan impian itu bawa keluar dari oasis fatamorgana dan wujudkan dalam dunia realita. Walaupun jadi apa ia akhirnya yang penting ia sudah dilahirkan ke dunia nyata dan fana ini.

11 Oktober 2013
Pada saat obat berperan penting pada posisi pereda sakit, pada saat makanan dan minuman menjadi pereda rasa lapar dan haus, pada saat cinta berlaku sebagai pengisi kedukaan, pada saat pakaian menutup aurat tubuh ini, pada saat ilmu menjadi penolong di saat jahil, pada saat itulah agama menjadi pelindung, undang-undang dan penyejuk di saat semua orang heboh berkata galau, stres, gila, illfeel, dan KW. Pedoman hidup pun tak pernah hilang dari jalannya dan takkan pernah sesat apalagi menyesatkan. Karena sesat itu sakit, telanjang, lapar, haus, dan bodoh. Ilmu lah yang menyelamatkan dan ilmu pula yang menjerumuskan. Hanya tinggal menentukan dan berpikir lebih logis dan gunakan intuisi agar lebih klop.#@Jumat subuh lagi-lagi kali ini basah

12 Oktober 2013
Aku bicara, dia juga ikut bicara. Aku diam, dia juga diam. Aku melotot, dia ikut. Aku menyanyi dia juga tak mau kalah. Aku bahagia dia juga sama, aku sedih pun dia juga gak mau ketinggalan. Apa sih yang kau mau, kalau tidak didekatin kau diam aja, kalau dijauhin kau tetap diam. Kalau ditinggalkan kau juga diam tak berdaya. Diamnya dirimu seperti emas, mahal harganya. Habis sudah dayaku tuk melawanmu. Bukan perkelahian yang kumau untuk kita berdua. Kita mirip bahkan sama. Sifat, tabiat, cara, hobin dan jiwa. Sudahlah aku sambut saja pagi ini dengan ceria tanpa harus menatapmu.#Mirror on the wall.

13 Oktober 2013
Percayakah kau aku akan pergi?
Percayakah kau aku akan ingat?
Percayakah kau aku akan berhasil?
Percayakah kau aku akan setia?
Percayakah kau aku akan tiba?
Percayakah kau aku akan taat?
Percayakah kau aku akan percaya?
Percayamu tidak seperti percayaku pada Tuhanku, aku lebih percaya padaNya,tidak berarti aku tidak percaya padamu tapi aku harus berhati-hati akan tulusnya kepercayaan itu. Aku takut percayaku ini sudah lama pudar dan hancur walau tak berkeping. Siapa lagi yang akan menegurmu di saat kau resah? Siapa lagi yang menyapamu mulai pagi hari buta? Dan siapa lagi yang akan menyanyikan lagu kesukaanmu? Hanya ruang kosong yang akan berada dalam ketidakberadaanku nanti. Menanti pun hanya jadi semu. Berbisik dalam hati,"ah semua itu hampa, kosong, dan dusta"....!

14 Oktober 2013
Menuju Adha yang agung. Ber-qurban tak sama dengan ber-korban pada umumnya pemahaman bahasa Indonesia. Mendekatkan diri pada Tuhan menciptakan keharmonisan cinta pada-Nya dengan menyembelih hewan. Dengan membagikan dagingnya pada orang yang membutuhkan lebih memperkuat makna Qurban itu sendiri, sosialitas terjalin dan terembuk. Kalau memberi anggaplah sedikit dan kalau menerima anggaplah itu banyak, itulah ilmu Al-Kautsar. Jikalau A'tha ialah memberi untuk dimiliki, maka Al-Kautsar adalah pemberian nikmat yang sebenarnya sedikit dari Tuhan tapi anggaplah itu banyak. Give then you'll be given, stingy's just making you crazy, and crazy's bringing you to insanity. Qurban, Adha, Haji, dan Sedekah adalah inti hari raya ini, semoga menjadi raya bagi semesta dengan merayakannya secara merata. Sembelihlah, bagilah, makanlah, dan duduk bersama.#Menuju Adha dengan kondisi kurang fit, may better soon.