03 Oktober 2013
Ada
rasa ingin bertahan di kala ini. Ada juga ingin yang tak terasa di saat
ini. Ada banyak jalan yang masih bisa dijalani. Tak sedikit pinta yang
diajukan untuk tetap bertahan. Tapi, kalau akal, indra, dan hati sudah
diikat menjadi satu ikatan rasa, tampaknya semuanya akan berlalu seperti
yang sudah berlalu dahulu. Iringi saja lah dengan harapan baik dan
mesra seperti yang dulu pernah kita panjatkan
kepada Tuhan dengan romantisnya nada doa itu. Masih bisa bertemu kan?
Maybe yes or maybe no even never. Asa yang tersimpan pastinya pasti
ingin dan akan pasti diingini. Jangan lihat hasilnya tapi pelajari
prosesnya sebelum menjadi hasil. Guci mahal takkan jadi mahal jika tanah
liatnya dipermak dan dibakar dengan waktu yang singkat. Learn the
process....!
05 Oktober 2013
Jangankan
untuk mengenang dan mengingat, bahkan untuk berpikir sejenak akan
adanya rasa itu aku sudah muak. Muak karena kamu, muak akan adanya
mukamu. Tak sampai lagi kurasa batin ini membatin hal yang dulu pernah
membatin batin ini. Sakit akan tahu adanya kenyataan hidup yang keras
dan pahit pada masa muda mengingatkan aku pada perkataan seorang
motivator handal yang mengatakan bahwasanya kalau pada
masa muda kita lunak maka masa tua akan keras pada kita, dan apabila
sebaliknya kita keras pada masa muda maka masa tua akan lunak pada kita.
Apakah ada yang keras pada masa muda dan keras pada masa tua atau
sebaliknya??????? Sudah muak aku dengan aku yang seperti ini terus
menerus, ingin berubah sekuat satria baja hitam atau power rangers. Tapi
aku adalah aku, aku takkan menjadi siapapun hanya akan bertahan di aku
yang akan terus dalam keakuanku.
07 Oktober 2013
Biar
dibilang apa kalau buat status panjang-panjang? Biar dilihat dan dibaca
orang lain. Biar tampak jenius dan cerdas. Biar terasa pintar dan kuasa.
Biar merasa hebat dari orang lain. Biar puas karena telah memaki-maki
orang. Biar adem dan tentram setelah seharian penat dan letih.
Biarkanlah tangan ini menyelesaikan apa yang harus diselesaikan. Apa isi
statusmu mendeskripsikan narasimu...!
08 Oktober 2013
Suara
ngaji pagi tadi membahana di seantero telingaku, seakan memaksaku tuk
bangun cepat lagi seperti hari-hari sebelumnya. Mengincar cahaya yang
masih tampak redup membuat aku menggunakan alat tambahan penglihatan tuk
merasakan visual sekitar. Tak ada yang spesial hari ini. Ingin yang
terbaru, teranyar, dan terlawas. Siapa yang bisa membuat spesial itu?
Ya,diri pribadi, biasanya yang spesial itu pake
telur dan agak mahal harganya. Jadi, kalau mau jadi yang spesial harus
memahalkan diri tapi tidak sampai jual mahal. Kalo sudah merasa spesial
jangan lupa tuk berbagi sedikit banyaknya rasa spesial itu bagi sekitar
agar terasa juga sekitar kita dengan ke-spesialan kita tadi.#wanna be someone special for everyone esp. For Ar-rahman
Dinginnya
malam ini melebihi dinginnya malam kemarin. Jatuhnya rintik hujan yang
bergerilya tanpa henti membuat aktivitas sel dan motorik gerakku menjadi
sedikit terhambat. Badan kaku, mata sayu, dan bibir ini sedikit
membisu. Sukar tuk bergerak aktif, tanda seru menyeruku tuk berhenti
sejenak tampaknya dari serangkaian tugas dan aktivitas padat yang
memenuhi tumpukan hati, pikiran, dan jiwaku. Sakit itu ujian, sakit itu
cobaan, sakit itu anugerah, dan sakit itu sakti. Allahumma robbannaasi
azhibil ba'sa isyfi anta asy-syafi la syifaan illa syifauka syifaan la
yughadiru saqaman amin ya robbal alamin#kepada seseorang yang sakit
disampingku..moga2 gak nular....!
09 Oktober 2013
Oktober
tak ubahnya seperti September lalu. Masih kurasakan sengatan dingin
yang mencubit mesra kulitku di subuhnya hari. Seruputan teh hangat yang
menemani sejuk dinginnya pagi ini. Matahari pun belum tampak di timur,
masih suka tuk berpetak umpet denganku. Embun raya menempel basah di
dedaunan dan rumput yang mengering karena waktu. Normal kelihatannya
kalau panas di siang hari dan dingin pada malamnya, dan itulah yang
sedang terjadi selama dua bulan terakhir ini. Anugerah Tuhan memang
fantantis, dan apa yang mau kita dustakan lagi. Fa bi ayyi alai
robbikuma tukazziban.
10 Oktober 2013
Sekali
lagi teh hangat dan sepiring nasi berbaur mie goreng bertahta di
hadapanku. Berkembang tak lagi menjadi sebuah pilihan yang baik tuk
merenda mimpi indah tadi malam. Klasiknya mimpi yang menceritakan
tentang ruh dan jamak arwah yang bergentayangan dalam seluyuran mimpi
membuat bunga tidur menjadi lebih fatamorgana. Mimpi adalah impian,
impian jangan menjadi mimpi, mimpi ingin menjadi, walaupun
akhirnya takkan menjadi karena kontras dengan realita. Panjangnya kisah
ini takkan bisa lagi menetralisir situasi dan kondisi yang sudah
memburuk dari awal. Putaran arus yang harus dilawan mengingatkan pada
impian yang pernah terputus di masa lalu. Ambil dan ingat kembali cerita
dan impian itu bawa keluar dari oasis fatamorgana dan wujudkan dalam
dunia realita. Walaupun jadi apa ia akhirnya yang penting ia sudah
dilahirkan ke dunia nyata dan fana ini.
11 Oktober 2013
Pada
saat obat berperan penting pada posisi pereda sakit, pada saat makanan
dan minuman menjadi pereda rasa lapar dan haus, pada saat cinta berlaku
sebagai pengisi kedukaan, pada saat pakaian menutup aurat tubuh ini,
pada saat ilmu menjadi penolong di saat jahil, pada saat itulah agama
menjadi pelindung, undang-undang dan penyejuk di saat semua orang heboh
berkata galau, stres, gila, illfeel, dan KW.
Pedoman hidup pun tak pernah hilang dari jalannya dan takkan pernah
sesat apalagi menyesatkan. Karena sesat itu sakit, telanjang, lapar,
haus, dan bodoh. Ilmu lah yang menyelamatkan dan ilmu pula yang
menjerumuskan. Hanya tinggal menentukan dan berpikir lebih logis dan
gunakan intuisi agar lebih klop.#@Jumat subuh lagi-lagi kali ini basah
12 Oktober 2013
Aku
bicara, dia juga ikut bicara. Aku diam, dia juga diam. Aku melotot, dia
ikut. Aku menyanyi dia juga tak mau kalah. Aku bahagia dia juga sama,
aku sedih pun dia juga gak mau ketinggalan. Apa sih yang kau mau, kalau
tidak didekatin kau diam aja, kalau dijauhin kau tetap diam. Kalau
ditinggalkan kau juga diam tak berdaya. Diamnya dirimu seperti emas,
mahal harganya. Habis sudah dayaku tuk melawanmu. Bukan perkelahian yang
kumau untuk kita berdua. Kita mirip bahkan sama. Sifat, tabiat, cara,
hobin dan jiwa. Sudahlah aku sambut saja pagi ini dengan ceria tanpa
harus menatapmu.#Mirror on the wall.
13 Oktober 2013
Percayakah kau aku akan pergi?
Percayakah kau aku akan ingat?
Percayakah kau aku akan berhasil?
Percayakah kau aku akan setia?
Percayakah kau aku akan tiba?
Percayakah kau aku akan taat?
Percayakah kau aku akan percaya?
Percayamu tidak seperti percayaku pada Tuhanku, aku lebih percaya padaNya,tidak berarti aku tidak percaya padamu tapi aku harus berhati-hati akan tulusnya kepercayaan itu. Aku takut percayaku ini sudah lama pudar dan hancur walau tak berkeping. Siapa lagi yang akan menegurmu di saat kau resah? Siapa lagi yang menyapamu mulai pagi hari buta? Dan siapa lagi yang akan menyanyikan lagu kesukaanmu? Hanya ruang kosong yang akan berada dalam ketidakberadaanku nanti. Menanti pun hanya jadi semu. Berbisik dalam hati,"ah semua itu hampa, kosong, dan dusta"....!
Percayakah kau aku akan ingat?
Percayakah kau aku akan berhasil?
Percayakah kau aku akan setia?
Percayakah kau aku akan tiba?
Percayakah kau aku akan taat?
Percayakah kau aku akan percaya?
Percayamu tidak seperti percayaku pada Tuhanku, aku lebih percaya padaNya,tidak berarti aku tidak percaya padamu tapi aku harus berhati-hati akan tulusnya kepercayaan itu. Aku takut percayaku ini sudah lama pudar dan hancur walau tak berkeping. Siapa lagi yang akan menegurmu di saat kau resah? Siapa lagi yang menyapamu mulai pagi hari buta? Dan siapa lagi yang akan menyanyikan lagu kesukaanmu? Hanya ruang kosong yang akan berada dalam ketidakberadaanku nanti. Menanti pun hanya jadi semu. Berbisik dalam hati,"ah semua itu hampa, kosong, dan dusta"....!
14 Oktober 2013
Menuju
Adha yang agung. Ber-qurban tak sama dengan ber-korban pada umumnya
pemahaman bahasa Indonesia. Mendekatkan diri pada Tuhan menciptakan
keharmonisan cinta pada-Nya dengan menyembelih hewan. Dengan membagikan
dagingnya pada orang yang membutuhkan lebih memperkuat makna Qurban itu
sendiri, sosialitas terjalin dan terembuk. Kalau memberi anggaplah
sedikit dan kalau menerima anggaplah itu banyak,
itulah ilmu Al-Kautsar. Jikalau A'tha ialah memberi untuk dimiliki,
maka Al-Kautsar adalah pemberian nikmat yang sebenarnya sedikit dari
Tuhan tapi anggaplah itu banyak. Give then you'll be given, stingy's
just making you crazy, and crazy's bringing you to insanity. Qurban,
Adha, Haji, dan Sedekah adalah inti hari raya ini, semoga menjadi raya
bagi semesta dengan merayakannya secara merata. Sembelihlah, bagilah,
makanlah, dan duduk bersama.#Menuju Adha dengan kondisi kurang fit, may better soon.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar